Adaptasi
Zona nyaman memang paling susah untuk ditinggal, bergerak menuju ke zona baru tidak semudah mengedipkan mata. Yang ada didalam otak hanya lah pertanyaan “Bagaimana aku dapat bertahan dan menghadapi masalah di Zona baru?”.
Ketakutan itu akan selalu ada selama tidak pernah mencoba untuk keluar dari zona nyaman dan membuktikannya sendiri. Pada saat itu ku pikir semuanya terasa mudah apabila aku tidak keluar jalur dari rencana yang sudah kubuat sendiri untuk menghadapi masalah di zona yang baru.
Lalu, aku memutuskan untuk bergerak maju keluar dari zona nyaman..
Awal aku melangkahkan kaki ke zona yang baru, aku merasa bahwa ini mudah dan aku bisa. Tapi itu hanyalah perasaan diawal saja,kenyataannya banyak sekali hal yang tidak sesuai dengan yang aku rencanakan. Memang benar bahwa manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhan lah yang menentukan.
Kaget? Pasti.
Banyak hal yang mesti aku hadapi sendiri dan menelan lukanya sendiri, bahkan aku sempat memutuskan untuk berhenti dan menyerah.
Apa sih yang dipikirkan orang putus asa? Pasti kalian juga tahu.
Tetapi seketika aku sadar bahwa yang memutuskan untuk keluar dari zona nyaman adalah aku sendiri. Jadi aku lah yang harus mengatasinya sendiri. Selalu ada solusi disetiap masalah, betul tidak?
Lalu, apakah aku sudah menemukan solusinya? Jawabannya, sudah!
Jika kalian bertanya apa solusi yang ku temukan, jawabannya ada pada judul tulisan ini.
Ya benar, Adaptasi. Aku hanya perlu beradaptasi dengan keadaan baru agar bisa berdamai dengan berbagai rintangan yang ada nantinya.
-Semoga berhasil untuk aku dan kalian yang sedang beradaptasi-

Komentar
Posting Komentar